Bosan dengan modal yang terikat di gudang?

Temukan cara merampingkan manajemen gudang dan mendapatkan kembali kendali atas stok Anda

Warehouse

Bosan dengan modal yang terikat di gudang? Ambil alih kembali kendali stock Anda

Stock Management adalah salah satu kunci kesuksesan bisnis

Produsen yang gagal memantau stock secara efektif sering kali mendapati diri mereka mendedikasikan waktu dan sumber daya yang berharga untuk stocktakes tambahan dalam upaya mendapatkan kembali kendali. Beberapa perusahaan mengisi ulang stock secara reaktif, hanya mengambil tindakan ketika ada sesuatu yang habis, alih-alih membuat keputusan strategis dan membeli material berdasarkan kebutuhan yang direncanakan dari waktu ke waktu.

Sebuah perusahaan yang tidak menyadari level stock miliknya akan menghadapi tantangan yang lebih besar dalam perencanaan yang efektif, yang menyebabkan pekerjaan ekstra yang tidak perlu. Namun, masalah terbesar muncul ketika perencanaan material yang buruk memengaruhi pengiriman kepada customers – yang mengakibatkan biaya signifikan bagi bisnis tersebut.

Overstocking adalah jebakan umum lainnya. Meskipun mempertahankan tingkat material yang umum digunakan dalam jumlah yang memadai itu bermanfaat, kecenderungan untuk bersiap secara berlebihan terkadang dapat mengakibatkan "penimbunan" (Hoarding). Praktik ini menahan modal yang seharusnya dapat dimanfaatkan dengan lebih baik di tempat lain.

Untungnya, bantuan telah tersedia. Mengidentifikasi tren dan pola dapat memungkinkan personel gudang untuk menangani masalah dan mengambil kendali sebelum keadaan menjadi tidak terkendali. Berikut adalah empat tanda nyata bahwa proses Stock Management perusahaan Anda mungkin memerlukan perhatian.

1. Volume pemborosan yang tinggi

Proses pemotongan lembaran logam yang tidak efisien dapat menyebabkan sisa atau potongan yang berlebihan, yang berdampak negatif pada profitabilitas. Memanfaatkan dan mendaur ulang material ini secara efektif sangat penting untuk mengendalikan biaya.

Solusinya:

  • Menerapkan proses yang meminimalkan pemborosan material sangatlah penting. Teknologi pemotongan yang efektif, seperti nesting, dikombinasikan dengan sistem daur ulang, adalah alat utama bagi produsen.
Warehouse management system

2. Kesulitan melacak materi

Lembaran logam tersedia dalam berbagai macam kualitas, ketebalan, dan ukuran, sehingga membuat Stock Managemet menjadi rumit. Mengelola berbagai jenis logam (misalnya, baja tahan karat, aluminium, tembaga) dan memastikan jenis yang tepat selalu tersedia dapat menjadi tantangan yang signifikan.

Solusinya:

  • Sistem Perencanaan Sumber Daya Perusahaan (ERP) yang terintegrasi penuh seperti Monitor ERP membantu produsen lembaran logam melacak inventaris secara real time, mengelola kebutuhan pemesanan ulang, dan merampingkan operasi.
Nuts and bolts

3. Gudang yang tidak terorganisir dan kurangnya ruang

Keluhan umum di antara staf gudang adalah ketidakmampuan untuk menemukan bahan saat dibutuhkan. Ini adalah tanda organisasi gudang yang buruk, yang menyebabkan waktu terbuang, peluang penjualan yang terlewatkan, dan perkiraan yang tidak akurat.

Solusinya:

  • Sistem manajemen gudang - atau WMS - membantu perusahaan mengelola operasi gudang harian, mulai dari menerima barang dan material hingga mengirimkannya. Alat ini merampingkan setiap aspek manajemen inventaris, meningkatkan efisiensi dan organisasi.
Warehouse

4. Menyimpan terlalu banyak stok

Overstocking adalah masalah yang sering terjadi di gudang, di mana produsen menyimpan material atau komponen dalam jumlah yang berlebihan. Hal ini menahan modal yang berharga, menghambat investasi di area lain, dan dapat menyebabkan stock kedaluwarsa yang tidak lagi memenuhi standar.

Solusinya:

  • Persediaan Just-In-Time (JIT) meminimalkan biaya penyimpanan dengan menjaga tingkat persediaan serendah mungkin dan memesan produk hanya jika diperlukan .JIT mengandalkan hubungan pemasok yang kuat, yang meningkatkan fleksibilitas, mengurangi waktu tunggu, dan memungkinkan pengisian ulang yang cepat selama lonjakan permintaan yang tiba-tiba.
Warehouse

Ilmu management stock

Web Big Delivery

Persediaan Just-In-Time (JIT)

Persediaan tepat waktu (JIT) beroperasi dengan prinsip menjaga tingkat persediaan serendah mungkin dengan memesan barang baru hanya jika diperlukan. Pendekatan ini meminimalkan biaya penyimpanan dan mengurangi kelebihan persediaan.
Web Big Shoppingcart

Sinkronisasi dengan sales

Dengan menyinkronkan data inventaris Anda dengan saluran penjualan dan pemesanan, Anda dapat mengurangi risiko penjualan yang berlebihan dan melindungi hubungan pelanggan yang sudah terjalin lama.
Web Big Wms

Warehouse management system (WMS)

warehouse management system (WMS) adalah perangkat lunak yang membantu perusahaan mengelola dan mengendalikan operasional gudang harian secara efisien—mulai dari penerimaan barang atau material untuk produksi hingga pengiriman akhir (Dispatch).

Kesimpulan utama

Stock Management bagi produsen logam lembaran (Sheet metal) hadir dengan banyak tantangan. Menyimpan jumlah material tertentu secara berlebihan bisa memakan biaya tinggi, sementara menyimpan terlalu sedikit akan menimbulkan risiko. Mengelola limbah secara efektif, bersamaan dengan menjaga gudang yang ramping dan efisien, sangatlah krusial. Koordinasi yang tepat, manajemen inventaris yang terstruktur, dan partnership pemasok yang kuat sangat penting untuk memenuhi pesanan tepat waktu kepada customers dan tetap kompetitif di pasar saat ini.

Dalam dunia yang semakin digital, produsen logam lembaran harus memanfaatkan kemampuan dari sistem Enterprise Resource Planning (ERP) seperti Sistem Monitor ERP, bersama dengan strategi seperti Just-in-Time delivery, manajemen limbah, dan Nesting, agar tetap menguntungkan dan unggul dalam persaingan.