Faktur elektronik

(sistem faktur elektronik)

Malaysia mempercepat implementasi e-Invoicing pasca pengumuman anggaran 2024

Setelah rilis anggaran tahun 2024, adopsi sistem e-Invoicing muncul sebagai prioritas utama nasional.

Langkah strategis LHDN: kebijakan e-Invoicing akan diluncurkan pada 2024

Dewan Pendapatan Dalam Negeri (LHDN) bersiap untuk memelopori implementasi e-Invoicing pada tahun 2024. Implementasi awal menargetkan perusahaan dengan omzet tahunan melebihi RM 100 million, mendorong Malaysia masuk ke era e-Invoicing.

Memahami e-Invoicing: sebuah transformasi digital

e-Invoicing, atau faktur elektronik, mengacu pada penerbitan, pengumpulan, dan penyimpanan tanda terima serta voucher pembayaran secara elektronik dalam berbagai transaksi bisnis. Pemerintah Malaysia akan menerapkan sistem ini secara penuh, secara bertahap menghapuskan dokumen kertas atau elektronik tradisional seperti faktur, voucher pengembalian, voucher biaya, dan lainnya.

e-Invoices mencerminkan rekan tradisional mereka, menampilkan detail penting seperti informasi pembeli dan penjual, spesifikasi transaksi, dll. Perbedaannya terletak pada penyimpanan elektronik dari semua catatan transaksi di dalam LHDNM.

Menerapkan e-Invoicing dengan Monitor ERP

Pada tahun 2024, pelanggan kami mulai mengimplementasikan e-Invoicing melalui API (Application Programming Interface) langsung lokal kami yang terintegrasi dengan LHDN MyInvois Portal—meniadakan kebutuhan akan middleware. API langsung Monitor memungkinkan proses e-Invoicing yang lancar, aman, dan patuh, membantu bisnis merampingkan penagihan, meningkatkan akurasi, dan memenuhi persyaratan peraturan.

Per April 2025, Monitor ERP secara resmi terakreditasi sebagai Peppol-Ready Solution Provider oleh Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC). Pengakuan ini menegaskan bahwa Monitor ERP memenuhi standar peraturan dan teknis di bawah kerangka kerja Peppol—memungkinkan bisnis di Malaysia untuk mengadopsi e-Invoicing dengan percaya diri dan selaras dengan tujuan transformasi digital negara yang lebih luas.

Kami tetap berkomitmen untuk mendukung transisi pelanggan kami ke e-Invoicing melalui integrasi yang lancar, pembaruan berkelanjutan, dan bantuan khusus di sepanjang proses tersebut.

Wawasan dan langkah persiapan untuk implementasi e-Invoicing yang mulus

Wawasan utama dari Monitor:

Kapan e-Invoicing akan diterapkan?

Penerapan e-Invoicing secara bertahap, yang diwajibkan untuk bisnis berdasarkan omset mereka, telah menyaksikan perpanjangan untuk perusahaan yang lebih besar. Wajib pajak dengan pendapatan tahunan melebihi RM 100 juta sekarang memiliki waktu hingga 1 Agustus 2024, untuk secara resmi memulai penerapannya.

Menurut anggaran 13 Oktober 2023, tanggal implementasi untuk semua bisnis lainnya telah dimajukan 18 bulan. Tanggal awal bulan pertama tahun 2027 sekarang dijadwalkan ulang menjadi 1 Juli 2025.

Garis waktu implementasi e-Invoicing dari Monitor
  • 1 Agustus 2024: Meluncurkan fungsionalitas e-Invoicing untuk pelanggan, menandai Go-Live pertama yang berhasil dengan API langsung dari Monitor.
  • 1 Januari 2025: Memperluas dukungan e-Invoicing ke lebih banyak pelanggan, memungkinkan adopsi yang lebih luas dan integrasi tanpa batas di berbagai sektor.
Biaya
  • Biaya implementasi Monitor e-Invoicing: Biaya awal mungkin berlaku jika pelatihan diperlukan untuk mengimplementasikan invoice elektronik Monitor dalam sistem ERP Monitor yang sudah ada.

Ringkasan implementasi bertahap

  • Agustus 2024: Untuk pelanggan/wajib pajak Monitor dengan omset tahunan melebihi MYR 100 juta.
  • Januari 2025: Untuk pelanggan/pembayar pajak Monitor dengan omset tahunan antara MYR 25 juta dan MYR 100 juta.
  • Februari 2025: Akhir dari fase soft landing 6 bulan untuk gelombang pertama pembayar pajak besar mulai Agustus 2024.
  • Juli 2025: e-Invoicing wajib untuk semua wajib pajak lainnya.

Pendidikan wajib untuk perusahaan

  • e-Invoicing sekarang merupakan kursus wajib bagi setiap perusahaan/wajib pajak. Hubungi tim penjualan Monitor untuk mempelajari detail sistem ini sebelum tanggal implementasi resmi yang telah ditetapkan.

Sumber: Perusahaan Ekonomi Digital Malaysia. (n.d.). Inisiatif Faktur Elektronik Nasional. Diambil kembali dari https://mdec.my/national-einvoicing

Hubungi Monitor ERP

Apa yang bisa kami bantu hari ini?

Support