Tidak memiliki sistem ERP? Berikut adalah tiga tantangan terbesar yang dihadapi oleh perusahaan manufaktur

Ada banyak jenis perusahaan manufaktur yang semuanya menghadapi berbagai masalah dalam pekerjaan sehari-hari. Dari mereka yang telah beralih ke sistem ERP kami, Monitor ERP, kami telah mengidentifikasi tiga tantangan utama yang mereka hadapi sebelum beralih.

1. TIDAK DAPAT MELACAK STOK

Apa saja yang kita miliki dalam stok, dan berapa banyak? Kapan waktunya untuk mengisi ulang, dan bagaimana cara mengetahui nilai stok kita?

Perusahaan yang tidak dapat melacak stok mereka sering kali akan mengikat terlalu banyak modal dengan menyimpan volume tinggi, menyimpan sedikit tambahan untuk berjaga-jaga. Hal ini juga dapat menimbulkan masalah ketika suku cadang yang merupakan sub-komponen dari produk yang sedang diproduksi tiba-tiba tidak tersedia. Terlebih lagi, perusahaan yang tidak memantau stok sering kali terpaksa mendedikasikan waktu dan sumber daya untuk mengambil stok tambahan, sehingga mereka dapat mengambil alih kendali. Beberapa perusahaan juga mengisi stok secara reaktif, hanya mengambil tindakan ketika ada yang habis alih-alih membuat keputusan strategis dan membeli suku cadang untuk memenuhi persyaratan yang direncanakan dari waktu ke waktu.

Perusahaan yang tidak tahu apa yang mereka miliki dalam stok akan merasa lebih sulit untuk membuat perencanaan yang efektif, dengan banyak pekerjaan ekstra yang tercipta. Tetapi sakit kepala terbesar adalah ketika pengiriman ke pelanggan dipengaruhi oleh perencanaan material yang buruk, yang juga akhirnya menjadi sangat mahal bagi bisnis.

2. TIDAK DAPAT MEMPERCAYAI KALKULASI PASCA-PRODUKSI

Produk mana yang menguntungkan, dan mana yang tidak? Di mana kita perlu mengambil tindakan? Bisakah kita mengandalkan Pre-calculations kami, yang menjadi dasar perencanaan dan harga standar kita?

ika sebuah perusahaan manufaktur tidak dapat bergantung pada Post-calculations miliknya, sulit untuk mengetahui produk mana yang menguntungkan, atau dalam hal ini, mana yang merugi. Hal ini sering kali menyebabkan perencanaan produksi yang tidak berhasil serta penundaan, yang merugikan customer yang tidak menerima pengiriman tepat waktu. Juga lebih sulit untuk merencanakan sesuai dengan kapasitas aktual, karena perusahaan tidak memiliki wawasan tentang produktivitas (misalnya, Direct time dan Indirect time). Hal ini menyebabkan produksi yang tidak efektif dan mempersulit penggunaan mesin dengan cara terbaik. Dalam kasus ini, banyak perusahaan mengandalkan perasaan (Gut feeling) untuk menyelesaikan masalah, berspekulasi pada proses yang mereka yakini akan merampingkan produksi atau pada komponen di mana biaya dapat dipangkas. Namun, hal ini tidak selalu berhasil.

3. TIDAK DAPAT MEMENUHI WAKTU PENGIRIMAN YANG DIJANJIKAN

Perusahaan manufaktur harus dengan cepat memberikan waktu pengiriman terbaik mereka berdasarkan kapasitas dan material yang tersedia. "Kapan Anda dapat mengirimkannya?" adalah salah satu pertanyaan paling penting yang harus dijawab, dan menepati janji lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.

Kegagalan dalam memberikan waktu tunggu yang akurat dan melakukan pengiriman yang dapat diandalkan kepada pelanggan sering kali akan menyebabkan frustrasi besar, terutama bagi pelanggan tetapi juga secara internal, misalnya, untuk staf sales yang mungkin telah berjanji terlalu banyak. Itulah mengapa sangat penting untuk memiliki gambaran umum tentang operasi Anda dan semua aktivitas yang memengaruhi waktu pengiriman - sehingga Anda dapat menepati janji. Bisa jadi ada karyawan yang sakit, mesin yang rusak, keterlambatan material, dan semua hal lainnya. Perusahaan yang tidak memiliki gambaran umum ini akan sering menyatakan waktu tunggu yang lebih lama dari yang diperlukan untuk memastikan mereka dapat mengirim tepat waktu. Hal ini juga menyebabkan penyimpanan stok berlebih, untuk memastikan bahan tidak habis.

IZINKAN KAMI MEMBANTU ANDA!

Berkat fungsi-fungsi yang cerdas dan terstruktur, Monitor ERP memiliki solusi untuk semua masalah ini.

  • Material Planning yang efektif berarti Anda selalu dapat melacak apa yang Anda butuhkan di stok untuk memenuhi kebutuhan dengan cara yang paling hemat biaya.
  • Dengan pencatatan waktu secara Real-time, Anda dapat memantau biaya produksi aktual Anda dengan lebih cermat dan membuat data untuk Post-calculations, produktivitas, serta efisiensi.
  • Fungsi Check delivery times pada Monitor memberikan waktu pengiriman terbaik secara langsung, karena pesanan customer didasarkan pada kapasitas dan material yang tersedia. Anda juga akan mendapatkan pembaruan rutin mengenai apakah waktu pengiriman yang disepakati terpenuhi.

Jika Anda mengenali salah satu dari tantangan-tantangan ini dan saat ini belum menjalankan Monitor ERP, ada banyak hal yang bisa didapatkan!

Hubungi kami di sales.asia@monitorerp.com untuk memulai perjalanan Anda menuju produksi yang lebih efisien, produktif, dan pengiriman yang lebih andal.