Bersama J.K. Wire Harness, Kita raih keberhasilan lebih besar
Sehubungan dengan Program Ekosistem Transformasi Digital MIDA-P2 (Malaysian Investment Development Authority), J.K. Wire Harness Sdn. Bhd. (JKWH) telah mentransformasi operasional dan proses bisnisnya secara digital. Untuk memacu diri ke garda depan IR4 (Industrial Revolution), JKWH memerlukan sebuah sistem ERP lengkap yang mengonsolidasikan semua proses bisnis mereka ke dalam satu sistem tunggal. Dengan keberhasilan implementasi Monitor G5, JKWH telah meningkatkan efisiensi proses bisnisnya.
Didirikan pada tahun 1979, J.K. Wire Harness tumbuh menjadi produsen wire harness otomotif terbesar di Malaysia. Dengan jajaran clientele yang mengesankan — mulai dari Honda, Mazda, Mitsubishi, Nissan, Perodua, dan Toyota — JKWH telah berkembang menjadi pemasok utama bagi perakit otomotif terbesar.
Dengan adopsi Monitor G5, JKWH kini dapat memimpin jalan dalam digitalisasi industri manufaktur dan selangkah lebih dekat untuk menjadi Smart Factory.
Ide penerapan sistem Monitor ERP
Untuk tetap menjadi produsen wire harness terkemuka di Malaysia yang beroperasi di garda depan standar global, JKWH menyadari perlunya meninggalkan sistem lama yang telah menjadi penghalang yang memperlambat efisiensi operasional mereka.
Tujuan utamanya adalah memiliki satu sistem ERP terstandardisasi tunggal yang dapat memenuhi mayoritas proses bisnis JKWH. Perusahaan ingin mengonsolidasikan semua proses antardepartemen ke dalam satu sistem yang kohesif — sesuatu yang pastinya dapat dicapai oleh Monitor G5.
Langkah menuju sistem ERP yang lebih terdigitalisasi ini sejalan dengan tujuan yang ditetapkan oleh Program Ekosistem Transformasi Digital MIDA-P2 — yaitu untuk meningkatkan produktivitas perusahaan manufaktur lokal melalui pemantauan data real-time dan mencapai sistem pencatatan data yang lebih akurat serta efisien.
Monitor G5 memerlukan sedikit atau tanpa kustomisasi, memberikan perusahaan sebuah sistem yang terintegrasi penuh di mana mereka dapat mengambil kendali penuh atas operasi bisnis penting seperti rantai pasok, inventaris, produksi, dan perencanaan.
Mengapa J.K. Wire Harness memilih Monitor G5?
Monitor ERP dan JKWH berbagi landasan yang sama dalam hal nilai produk. Produk yang kami hasilkan ibarat sistem saraf pusat tubuh manusia bagi para customers kami.
Bagi JKWH, wire harness bekerja seperti sistem saraf pusat otomotif karena mentransmisikan sinyal dan daya listrik ke seluruh mesin. Ini adalah komponen esensial yang memengaruhi performa, efisiensi, dan keamanan.
Demikian pula, Monitor G5 berfungsi sebagai otak dari seluruh sistem bisnis JKWH, yang memungkinkan semua departemen yang diperlukan untuk bekerja secara serempak. G5 membantu perusahaan untuk menyinkronkan proses antardepartemen melalui enam modul inti dengan data real-time dan mengambil kendali atas semua area dalam rantai pasoknya. Hal ini memungkinkan mereka untuk mendapatkan transparansi dan memungkinkan komunikasi yang efisien antar departemen, sehingga meningkatkan efisiensi operasionalnya.
"Enam modul inti yang terintegrasi dalam sistem sangat membantu kami dalam memastikan bahwa data kami lebih konsisten dan juga mempercepat proses perusahaan kami," kata Wan Mohd Hakimi bin Wan Harun, Factory Innovation Unit Manager di JKWH. "Kami tidak lagi harus bergantung pada entri data manual karena kami sekarang terhubung dengan customers kami melalui portal mereka dan EDI. Data yang diimpor kemudian secara otomatis disinkronkan ke dalam sistem kami, G5."
Satu sistem ERP lengkap untuk mengatasi masalah utama
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi J.K. Wire Harness dengan sistem mereka sebelumnya adalah versi sistem yang menjadi usang karena diinstal dua belas tahun yang lalu serta aplikasi internal (in-house apps) yang sebagian besar berfungsi secara berdiri sendiri (stand-alone).
Aplikasi internal tersebut sudah ketinggalan zaman dan kurang memiliki keterlacakan kode sumber (source code traceability) untuk peningkatan di masa mendatang. Aplikasi tersebut tidak terhubung antardepartemen ke satu sistem yang kohesif. Mereka hanya dapat melakukan tugas tertentu dan tidak dapat dioperasikan dengan perangkat lunak pusat seperti sistem ERP. Karena itu, banyak data utama yang harus dimasukkan secara manual ke dalam Excel. Tim produksi harus memasukkan data secara manual dan melakukan kustomisasi untuk menjalankan operasional bisnis harian. Mereka juga harus terus-menerus merawat dan memantau aplikasi internal yang membosankan dan memakan waktu.
Sistem ERP sebelumnya juga tidak memiliki dashboard/perangkat real-time untuk indikator kinerja operasional. Hal ini menghambat kemampuan JKWH untuk melacak informasi lantai produksi seperti status mesin dan pesanan, waktu siklus output, dan penolakan (reject). Penggunaan kode batang (barcodes) juga minimal di lini produksi di mana pelacakan setiap bagian individu tidak lengkap, sehingga membatasi keterlacakan data seperti analisis akar penyebab (root cause analysis).
JKWH kekurangan pengiriman yang lebih lancar antara gudang dan customers karena sistem ERP mereka sebelumnya membutuhkan waktu lama untuk komunikasi antar departemen.
"Sebelum ini, kami membutuhkan satu PIC (person in charge) untuk membuat dan tiga PIC sebagai pemeriksa. Tim produksi membutuhkan dua sumber berbeda yaitu jadwal pemotongan di Excel dan sebuah sistem," kata Nuremalina binti Mohd Gafar, Production Control Executive, di JKWH. "Namun, hal itu memakan waktu lama."
Dengan semua faktor ini, JKWH membuka gerbangnya menuju sistem ERP yang lebih efisien dan ramping - Monitor G5.
Enam modul inti yang terintegrasi dalam sistem sangat membantu kami dalam memastikan bahwa data kami lebih konsisten dan juga mempercepat proses perusahaan kami
Manfaat dan peningkatan Monitor G5
Monitor G5 menggabungkan operasi bisnis utama JKWH menjadi satu sumber kebenaran tunggal (single source of truth). Alih-alih mengandalkan sistem lama, aplikasi individu yang mereka gunakan sebelumnya kini dirampingkan menjadi satu sistem terintegrasi yang lengkap.
Fitur G5 mencakup mayoritas produksi JKWH melalui enam modul utamanya:
- Manufacturing
- Sales
- Purchase
- Stock
- Time recording
- Accounting
JKWH tidak lagi harus memantau sistem internal mereka yang sudah usang, sehingga memungkinkan perusahaan untuk menghemat waktu dan uang. Data real-time dan kemampuan pelacakan dari Monitor G5 menghilangkan kebutuhan staf JKWH untuk memasukkan data secara manual ke dalam Excel.
"Sekarang, PC (production control) hanya perlu membuat MO (manufacturing order) dan tim produksi kemudian dapat memperoleh nomor MO langsung dari G5 dan bersiap untuk pengabelan," lanjut Nuremalina. "Proses ini menghemat waktu dan meningkatkan efisiensi karena mengurangi jumlah PIC untuk pemeriksa."
Informasi kunci seperti status pesanan, status mesin, kode penghentian (stop codes), dll. kini dapat dipantau secara real-time melalui perangkat seperti komputer, smartphone, tablet, atau browser web.
JKWH telah mengidentifikasi dua elemen utama yang perlu ditingkatkan dalam operasional bisnisnya, yaitu:
1. Integrasi vertikal di lantai produksi
J.K. Wire kini berada dalam posisi yang lebih baik dalam meningkatkan prosesnya mulai dari perencanaan hingga pengiriman. Integrasi vertikal yang ditingkatkan dengan Monitor G5 telah memungkinkan JKWH untuk merampingkan operasinya dengan mengambil kepemilikan langsung atas berbagai tahap proses manufakturnya.
Sebelumnya, integrasi vertikal JKWH terpusat pada sistem ERP yang masih memerlukan entri manual pada file Excel untuk perencanaan produksi dan pelacakan WIP (work in progress). Setelah implementasi G5, sistem memiliki kemampuan untuk melihat kapasitas saat ini, rencana pemuatan (loading plans), dan perencanaan prioritas.
"Kami diharuskan menghitung secara manual setiap harness dalam WIP sebelumnya," kata Siti Nurhaziqah Azmy dari tim Quality Assurance (QA) di JKWH. "Karena WIP sudah menjadi bagian dari G5 sekarang, kami dapat mencari langsung dari sistem."
Hal ini membuat perencanaan produksi pada tingkat ERP menjadi lebih efisien karena G5 terintegrasi dengan Business Intelligence (BI), yang memfasilitasi proses pengambilan keputusan berdasarkan indikator kinerja utama (KPI) perusahaan.
2. Integrasi horisontal
Monitor G5 juga menggabungkan EDI (Electronic Data Interchange), yang berarti JKWH kini dapat mentransfer dokumen bisnis seperti prakiraan (forecasts), pesanan customers, saran pengiriman (dispatch advice), pesanan pembelian (purchase orders), invoice, dan lain-lain, secara elektronik sebagai pesan terstruktur dalam format internal. Itu berarti pesan antara JKWH dengan para customers dan pemasoknya dikonversi dari/ke standar yang diminta oleh customer atau pemasok, memungkinkan JKWH untuk mengelola tenaga kerja dan waktu dengan lebih efektif serta mengurangi tugas manual.
EDI menstandarisasi informasi yang dikomunikasikan dalam dokumen bisnis JKWH, memungkinkan JKWH mencapai komunikasi yang lebih lancar dan mulus antara customers dan pemasok mereka, serta menciptakan lingkungan tanpa kertas secara keseluruhan.
JKWH kini telah mencontohkan Integrasi Horisontal dan Vertikal karena semua modul terintegrasi dalam lanskap manufaktur.
Kesimpulan
Mengingat pentingnya wire harness dan bagaimana hal itu menghubungkan setiap bagian kunci dari produk customers mereka, JKWH telah berinvestasi secara signifikan dalam pengembangan bisnisnya, tidak hanya untuk memenuhi persyaratan customers tetapi juga kebutuhan mereka sendiri dalam memproduksi kendaraan secara domestik sambil mematuhi standar Kualitas dan Desain Global yang diharapkan dari merek mereka.
Fleksibilitas, daya tahan, dan dukungan kuat dari Monitor G5 telah memberdayakan J.K. Wire untuk meningkatkan proses dan mengoptimalkan alur kerja mereka. Dengan pengenalan sistem keterlacakan di perusahaan, JKWH tidak hanya berhasil meningkatkan efisiensi internal dan komunikasi tetapi juga telah mengidentifikasi tantangan inti mereka dan menyelesaikannya secara efektif.
Kolaborasi dengan organisasi seperti MIDA sangat monumental untuk menjaga standar JKWH sebagai perusahaan manufaktur kelas dunia. Apa yang membantu mereka mengambil langkah besar lebih dekat untuk mencapai status "Malaysian Smart Factory (MSF)" adalah komitmen tanpa henti dari JKWH terhadap investasi waktu, upaya, bakat, proses, dan teknologi.